(Source : Cosmopolitan Collector’s Edition 2000)
Suatu hari seorang teman mendatangi saya sambil menangis tersedu-sedu. Ia mengadukan nasibnya yang malang karena sang kekasih ternyata
berselingkuh dengan perempuan lain. Belum lagi perlakuan kasar si pacar
pada dirinya. Lalu saya tanyakan keputusannya. Jalan terus, atau putus.
Saat itu juga ia menjawab, "Saya mau putus saja dari lelaki itu. Bikin sakit
hati saja!"
Seminggu kemudian, saya bertemu kembali dengan sobat itu di sebuah mall. Kali ini tentu saja tanpa tangis yang mengharu biru. Iseng-iseng saya
bertanya, "Bagaimana acara putusnya? Sukses?. Dia tersipu, lalu buru-buru
menarik lengan saya dan berbisik dengan suara nyaris tak terdengar, "Batal
putus! Katanya dia masih cinta. Saya juga begitu." Saya cuma bisa
ternganga : lalu sakit hati karena perselingkuhan itu bagaimana? Bagaimana
juga dengan sikap kasarnya? Dilupakan saja?
Mencintai seseorang memang dapat diartikan mau menerima kelebihan dan
kelemahan seseorang. Namun mencintai seseorang juga harus berarti
membuat hidup Anda bahagia. Apakah cinta yang dialami sobat saya itu bisa
dibilang cinta yang membahagiakan, bila seminggu lalu ia menangis karena
cinta tersebut?
Bila Anda juga sedang diombang-ambingkan oleh cinta sehingga kerap
muncul pertanyaan seperti ini "haruskah saya terus ‘jalan’ dengan lelaki itu"
atau "haruskah saya putus dengannya" cobalah tanyakan lebih dulu pada diri
Anda sendiri, "Apakah yang ingin Anda raih dalam hidup ini?" Sebuah cinta
yang tuluskah? Sebuah hidup yang nyaman, aman, tentram dan damaikah?
Nah, apapun keinginan Anda, tak akan bisa dicapai bila tak mengenal diri
sendiri dengan baik.
Maksudnya, Anda harus mencintai diri sendiri dengan tulus. Lebih jelasnya
begini, Anda harus menghargai diri sendiri lebih dulu sebelum memutuskan
keinginan utama yang ingin diraih. Misalnya saja, Anda ingin disayang,
dimanja, disemangati oleh kekasih.
Namun, bila yang Anda dapat dari kekasih hati cuma omelan, bentakan,
bahkan hinaan, ya sudah jangan lanjutkan hubungan cinta menyakitkan itu.
Untuk apa? Menurut sebuah buku pintar, bila cinta membuat Anda
menangis sedih dan menderita batin, itu bukan cinta. - The End -
Guys, I’ve been through those bad moment too…. It’s true that we should think (twice or more) about the relationship we have, is it good or not… does it make us happy or sad…
My only hope this article could help you who has some problems like this!!